Web Server

 pengertian web server

    Server web atau yang dalam bahasa inggris disebut web server adalah perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau HTTPS dari klien yang lebih dikenal dengan nama browser, kemudian mengirimkan kembali (respon) hasil permintaan tersebut ke dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya berbentuk dokumen HTML.


Fungsi Web Server

1. menghosting beberapa website atau aplikasi web

2. memproses permintaan FTP (File Transfer Protokol)

3. mengirim dan menerima email


FITUR-FITUR WEB SERVER

  • File logging – File log mencatat peristiwa atau aktivitas yang dilakukan web server, seperti permintaan, keamanan, dan error log. Setiap kali web server menerima permintaan baru, sebaris teks akan ditambahkan ke log.

  • Autentikasi – Ada banyak server yang menawarkan fitur ini sebelum mengizinkan akses parsial maupun penuh ke resource website. Fitur autentikasi biasanya mencakup permintaan otorisasi, yang memerlukan nama pengguna dan kata sandi.

  • Pembatasan bandwidth – Bandwidth web server adalah jumlah data yang bisa ditransfer atau diproses pada waktu tertentu. Pembatasan bandwidth mengontrol kecepatan respons untuk memastikan jaringan tidak terlalu penuh dan bisa mengirimkan file dengan lancar.
  • Ruang penyimpanan – Ruang ini mengacu pada jumlah ruang disk yang tersedia untuk menyimpan file, menentukan apakah web server bisa menghosting website.

Jenis-jenis Web Server

Web server memiliki jenis yang berbeda-beda tergantung dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Berikut adalah jenis-jenis web server untuk menambah pengetahuan Anda.

  • Apache 
    NginX
    Lighttpd
    IIS

Web server ini adalah yang paling populer dan telah banyak digunakan banyak orang.

Fungsi software ini yang menggantikan fungsi server.

Apache juga mendukung beberapa program yang membuatnya lengkap, yakni PHP, SSI, dan Access Control.

Anda juga bisa mengunggah beragam file dengan beberapa bahasa pemrograman seperti PHP (personal home page atau PHP hypertext processor).

Dibaca engine x, yang merupakan sebuah nama web server open source yang artinya bisa dipakai oleh siapa saja dengan bebas dan tidak berbayar.

NginX lebih unggul dari Apache dari segi penanganan website dengan traffic yang tinggi.

Ini yang membuat NginX sangat ideal bagi pebisnis profesional dengan pengunjung website yang tinggi.

Tak hanya itu, performa yang dimiliki oleh NginX juga terbilang sangat baik.

Selanjutnya ada web server berbasis open source yang bernama Lighttpd, keunggulan yang dimilikinya adalah FastCGi, Output Compression, URL writing.

Web server ini diciptakan oleh seorang programmer asal Jerman.

Jika Anda sudah pernah mencoba web server ini maka dijamin Anda akan merasakan sendiri sensasi kecepatan yang tinggi.

Web server IIS (internet information services) merupakan web server yang mendukung jnis protokol DNS, TCP/IP, atau software lain yang berguna ketika merancang sebuah situs.

Itulah beberapa jenis web server yang kami rangkum dari banyaknya jenis web server yang tersedia di internet.


Cara Kerja Web Server

 cara kerja web server dengan detail seperti berikut ini.

cara kerja web server
Gambar: MDN Web Docs
  1. Klien meminta untuk mengakses sebuah url domain yang dituliskan pada kolom address bar di aplikasi browser, kemudian permintaan tersebut akan dikirimkan ke DNS server.
  2. Jika halaman web tersebut memakai database programming akan dihubungkan ke database server.
  3. Kemudian jika alamat domain yang diminta dengan mengetikkan url tadi tersedia di web server, maka web server akan merespon dengan menampilkan halaman web.
  4. Namun, jika url domain tidak tersedia, akan muncul peringatan “page not found” yang berarti halaman tidak dapat ditemukan.

Semua proses itu akan terjadi sangat cepat selama terkoneksi ke internet. 





Komentar